Senin, 27 Oktober 2008
Reuni Arek Pagas

Tgl 26 sore bertempat di Persada Halim Perdana Kusuma, untuk pertama kalinya diselenggarakan reuni besar ex warga Pagas seJabodetabek, tetapi ternyata yang hadir ada yang dari Malang, Lampung, Bandung, Serang, Tangerang.
Saking serunya, orang yang berpidato di depan tidak ada yang mendengarkan. Maklum sudah sekitar 30 tahun tidak ketemu. Ada yang ketemu mentan pacar...ehm..ehm... asal jangan ada CLBK (cinta lama bersemi kembali).
Acara resmi berlangsung hingga pukul 20.00, berakhir dengan kesan yang mendalam...hidup panitia.
Selasa, 21 Oktober 2008
Kami pun bisa rekreasi......
Rekreasi pun penuh dengan kenangan ..hanya pingin bisa berenang mau2nya jalan sejauh 5 km ke Kendedes ada yang naik sepeda Ontel dengan sopan dan senyum-senyum sama om Lukman.....dengan mengucap Paaggaassss Om...itu merupakan password yang manjur untuk dapat berenang di Kendedes....graaaaatttiiiissss
Ingin jalan ke kota ooooooh iyyyyaaaaaaaa kan ada Trayek eksklusif dengan naik truk dari Piketan Blok A menuju pegadaian malang... semongat boleh tinggi dan dandanan boleh keren tapi sampai di kota malang hanya jalan-jalan ajan muter-muter alun2 kalu udah capek paling beli bakso dan jajanan di depan pegadaian ...itupun sudah bergengsi....
Ingin jalan ke kota ooooooh iyyyyaaaaaaaa kan ada Trayek eksklusif dengan naik truk dari Piketan Blok A menuju pegadaian malang... semongat boleh tinggi dan dandanan boleh keren tapi sampai di kota malang hanya jalan-jalan ajan muter-muter alun2 kalu udah capek paling beli bakso dan jajanan di depan pegadaian ...itupun sudah bergengsi....
Kami dan waktu luang...
Lingkungan Pagas sangat berpotensi dalam memberikan kontribusi tambahan hasil yaituuuuu lapangan golf... yang telah mencetak Caddy Caddy yang handal ....
Kehidupan keluarga kami pas pasan, maksudnya pas buat bayar sekolah, pas buat makan sehari-hari, sehingga kami harus mengais rejeki untuk tambahan uang jajan. Untunglah tak jauh dari tempat kami tinggal ada lapangan Golf yang sering dikunjungi penggede2 bahkan orang2 asing untuk berlomba disana. Lumayan juga membantu mereka membawakan tas2 yang super berat.... bahasa kerennya Caddy... Jadilah kami punya tambahan uang jajan....
Kehidupan keluarga kami pas pasan, maksudnya pas buat bayar sekolah, pas buat makan sehari-hari, sehingga kami harus mengais rejeki untuk tambahan uang jajan. Untunglah tak jauh dari tempat kami tinggal ada lapangan Golf yang sering dikunjungi penggede2 bahkan orang2 asing untuk berlomba disana. Lumayan juga membantu mereka membawakan tas2 yang super berat.... bahasa kerennya Caddy... Jadilah kami punya tambahan uang jajan....
Kami........hi..hi..hi...
mari kita ingat-ingat kisah-kisah jadul ..... yg sekarang jadi ini indah untuk dikenang ?
saat mendung mulai gelap dan di barengi petir yang menyambar berkawan dengan turunnya rintik hujan di angkasa pagas.......
terlihat anak-anak berlarian dari tempat bermain dilapangan, di jalan, di halaman rumah bahkan kebun alias tegalan untuk mencari tempat berteduh...
Hujan mulai mulai lebat ....tubuh berkoalisi dengan hati dan pikiran membawa pikiran untuk melawan dingin, timul ide-ide yang seirama untuk menatap kebun jagung milik tetangga .....(maaf para tetangga yaaa ... inikan dulu).
Dengan semgat dan tekad yang kuat seperti perjuangan melawan hidup dijakarta, saat itu dengan langkah perlahan namun pasti bak gaya tentara yang sedang melaksanakan DKP.... serempak masuk kedalam kebun jagung.....(apa yg dikerjakan dari Ujung Blok D samapai Blok C adalah sama yaitu mencicipi hasil kebun hhiiiiii...........hhiiiiiiiiiiii....walaupun hasil kebunnya tetangga).
Mungkin kucing cerdik juga kalah lincah jagung telah dikupas didalam dan dimasukkan dalam selipan celana haa...........ditutup dengan kaos berpura-pura membungkuk seolah-olah sakit perut menahan jagung supaya tidak jatuh...... horeeeeeee berhasil tidak ada yang lihat.!!!!!! begitulah kira2 dalam hatinya.... padahal Allah Maha Melihat
... jagung dibakar amaaaaaaaaaaaaan !!!!!! rasa dingin hilang saat itu.
Esook hari matahari menyengat ...wah giliran tebu jadi korban siapa yang kepingin jika lihat tebuu sudah mulai gemuk ............
malam pun berganti datang ......wih ngeriiiiiii lho ................. pagas sepiiiii banget tetapi didalamnya waaaaahhh banyak pesta mulai dari pesta mangga ... rebus pisang ....jambu bahkan juga pesta ayam.... yang semuanya hasil kebun dan ternak teeetttanggaaaaa haa..........aaa haaaaaaaaa......
saat mendung mulai gelap dan di barengi petir yang menyambar berkawan dengan turunnya rintik hujan di angkasa pagas.......
terlihat anak-anak berlarian dari tempat bermain dilapangan, di jalan, di halaman rumah bahkan kebun alias tegalan untuk mencari tempat berteduh...
Hujan mulai mulai lebat ....tubuh berkoalisi dengan hati dan pikiran membawa pikiran untuk melawan dingin, timul ide-ide yang seirama untuk menatap kebun jagung milik tetangga .....(maaf para tetangga yaaa ... inikan dulu).
Dengan semgat dan tekad yang kuat seperti perjuangan melawan hidup dijakarta, saat itu dengan langkah perlahan namun pasti bak gaya tentara yang sedang melaksanakan DKP.... serempak masuk kedalam kebun jagung.....(apa yg dikerjakan dari Ujung Blok D samapai Blok C adalah sama yaitu mencicipi hasil kebun hhiiiiii...........hhiiiiiiiiiiii....walaupun hasil kebunnya tetangga).
Mungkin kucing cerdik juga kalah lincah jagung telah dikupas didalam dan dimasukkan dalam selipan celana haa...........ditutup dengan kaos berpura-pura membungkuk seolah-olah sakit perut menahan jagung supaya tidak jatuh...... horeeeeeee berhasil tidak ada yang lihat.!!!!!! begitulah kira2 dalam hatinya.... padahal Allah Maha Melihat
... jagung dibakar amaaaaaaaaaaaaan !!!!!! rasa dingin hilang saat itu.
Esook hari matahari menyengat ...wah giliran tebu jadi korban siapa yang kepingin jika lihat tebuu sudah mulai gemuk ............
malam pun berganti datang ......wih ngeriiiiiii lho ................. pagas sepiiiii banget tetapi didalamnya waaaaahhh banyak pesta mulai dari pesta mangga ... rebus pisang ....jambu bahkan juga pesta ayam.... yang semuanya hasil kebun dan ternak teeetttanggaaaaa haa..........aaa haaaaaaaaa......
Kami dan Pagas
Pagas membawa sejuta kenangan,
Dalam benakku kisah-kisah masa kecil dan remajakun tak pernah lepas ingat dalam ingatanku.
pagas adalah tempat aku dilahirkan di lingkungan yang tertkenal sebagai anak kolong.
pagas tempatku dibesarkan dan kayaknya waktu itu merasa kecil terus karena kakak-kakaku juga ikut tumbuh terus
pagas tempatku ditumbuhkembangkan walaupun tidak berasal dari kuncup
pagas mengajariku berbuat nakal walaupun kadang aku berbuat baik kepada teman dan tetanggaku
Pagas mengajariku berbuat senang kadang akau merasakan kesedihan yang mendalam
pagas mengajariku buat santun Kadang aku berlaku kurang ajar
Pagas mengajariku berbuat akarab dengan tentanggu walau kadang aku mengusilinya ....hii...hiii....hiii (malu dan lucu rasanya).
Dalam benakku kisah-kisah masa kecil dan remajakun tak pernah lepas ingat dalam ingatanku.
pagas adalah tempat aku dilahirkan di lingkungan yang tertkenal sebagai anak kolong.
pagas tempatku dibesarkan dan kayaknya waktu itu merasa kecil terus karena kakak-kakaku juga ikut tumbuh terus
pagas tempatku ditumbuhkembangkan walaupun tidak berasal dari kuncup
pagas mengajariku berbuat nakal walaupun kadang aku berbuat baik kepada teman dan tetanggaku
Pagas mengajariku berbuat senang kadang akau merasakan kesedihan yang mendalam
pagas mengajariku buat santun Kadang aku berlaku kurang ajar
Pagas mengajariku berbuat akarab dengan tentanggu walau kadang aku mengusilinya ....hii...hiii....hiii (malu dan lucu rasanya).
Langganan:
Postingan (Atom)
